Iklan

Pasca-Silaturahim Bersama SBY, Ranta-Subadri Menguat

Senin, 03 Juli 2017, Juli 03, 2017 WIB Last Updated 2026-04-20T02:29:59Z
Serang-Spekulasi siapa pendamping Sekda Banten, Ranta Soeharta, dalam Pilkada Kota Serang semakin mengerucut pasca silaturahmi dan buka puasa Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bersama kader Partai Demokrat di Hotel Allium Kota Tangerang, Rabu (21/6/2017).
Selain kader internal yang saat ini menduduki posisi Wakil Ketua DPRD Banten, Nuraeni, belakangan menguat nama Ketua DPRD Kota Serang, Subadri Usuludin, yang merupakan kader Partai Golkar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Subadri yang mengikuti penjaringan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang di Partai Demokrat, juga masuk nominasi beberapa partai politik lainnya yang juga melirik Ranta Soeharta. Di antaranya, Partai Nasdem dan PKS.
Subadri mengakui telah berkomunikasi dengan semua pihak. Upaya itu, menurut dia, harus dilakukan untuk membangun kebersamaan demi Kota Serang.  “Karena menurut saya, modal dasar untuk bisa membangun Ibu Kota Provinsi Banten ini adalah kebersamaan,” kata Subadri, saat dikonfirmasi , Ahad (2/7/2017).
Dia mengatakan akan membuka komunikasi dengan semua pihak untuk menyamakan visi Kota Serang ke depan. Baik itu dengan partai politik, para bakal calon, hingga para tokoh masyarakat. Oleh karena itu, kata dia, yang perlu dikedepankan adalah masa depan Kota Serang. “Apalagi dengan Pak Ranta, beliau buat saya orangtua, kasepuhan, juga guru. Beliau Sekda Banten, punya kapasitas dan pengalaman. Prestasinya kita juga tahu dan rasakan dalam kiprah dan baktinya selama ini di Pemprov Banten.
Waktu Rakorda PKS, saya dengar langsung konsep dan visi yang beliau sampaikan luar biasa. Untuk Kota Serang, tentu saya sangat siap bekerja sama dengan orang-orang yang memiliki komitmen dan konsep untuk untuk memajukan Kota Serang, siapa pun,” kata Subadri.
Dihubungi terpisah, Sekda Banten, Ranta Soeharta, tidak berkomentar banyak tentang spekulasi yang beredar terkait calon pendampingnya. Ranta justru meminta masyarakat Banten mendoakan Pilkada serentak yang digelar di 4 kabupaten/kota di Banten berjalan kondusif dan melahirkan pemimpin terbaik yang mampu memajukan daerah dan menyejahterakan rakyatnya.
“Jauh lebih penting sekarang, mari kita doakan pilkada tahun depan di empat kabupaten/kota berjalan lancar, aman. Dan yang terpilih merupakan orang-orang terbaik yang mampu memajukan daerahnya, dan mengangkat kesejahteraan rakyatnya,” ucap Ranta.
Arahan SBY
Sementara itu, Ranta dan Subadri yang hadir dalam acara silaturahim dan buka puasa Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bersama kader Partai Demokrat, mengundang perhatian. Keduanya terlihat berbincang berdua, sebelum acara dimulai.
Dalam acara itu, Ranta dan Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah duduk di meja VVIP bersama keluarga SBY. Arief duduk satu meja bersama SBY, Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beserta istri, Gubernur Banten, Wahidin Halim, Sekjen Demokrat, Hinca Pandjaitan, dan Ketua DPD Partai Demokrat Banten, A’eng Haerudin.
Sedangkan di sebelahnya, Ranta satu meja dengan Ketua Fraksi Demokrat DPR RI, Edi Baskoro Yudhoyono, Hartanto Edi Prabowo, Pramono Edi Wibowo, dan sejumlah pengurus DPP Partai Demokrat lainnya. Sementara itu, hadir pula bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang yang mengikuti penjaringan di Partai Demokrat dalam satu meja. Selain Subadri Usuludin, juga nampak Lalu Atharusalam, Wakil Wali Kota Serang, Sulhi Choir, dan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Serang, Amanudin Toha.
Dalam arahannya, SBY mengingatkan bahwa pemimpin harus fathanah yakni cerdas atau berpengetahuan mengenai apa yang dipimpinnya. Sebab, jika seorang pemimpin tidak cerdas, akan susah menunjukkan ke arah mana membangun bangsa atau daerahnya akan dibawa. “Pemimpin harus fathanah, harus cerdas atau berpengetahuan mengenai apa yang dipimpinnya. Karena kalau tidak, akan susah menunjukkan ke arah mana membangun bangsa atau daerahnya akan dibawa,” tutur Susilo Bambang Yudhoyono pada acara tersebut.
Dia mengatakan, pemimpin harus amanah, sesuai dengan sifat yang ada pada Rasulullah Muhammad SAW. Seorang pemimpin, kata dia, juga harus sidiq yakni benar atau jujur dalam perkatan dan perbuatan.”Pemimpin itu harus sidiq, amanah tablig dan fathanah sesuai dengan sifat kepemimpinan yang ada pada diri Rasululah Muhammad SAW,” kata SBY.
Bukan hanya itu, kata dia, pemimpin harus amanah yakni dapat dipercaya saat diberikan mandat atau kepercayaan dari rakyat.”Amanah harus dijalankan dengan baik, seorang pemimpin tidak boleh menyia-nyiakan amanat rakyatnya,” ujarnya. Selanjutnya, kata SBY, pemimpin harus memiliki sifat tablig yakni menyampaikan apapun yang diamanatkannya, seperti rosul menyampaikan firman Allah pada umatnya. (H-51)***
Komentar

Tampilkan

  • Pasca-Silaturahim Bersama SBY, Ranta-Subadri Menguat
  • 0

Terkini

Topik Populer