Iklan

Kawal Stok Darah, PMI Banten Adakan Rapat UTD Se-Banten

Jumat, 07 April 2017, April 07, 2017 WIB Last Updated 2026-04-20T02:30:24Z

Serang-Palang Merah Indonesia (PMI) Povinsi Banten lakukan rapat rutin Unit Tranfusi Darah (UTD) se-Provinsi Banten, dimana rapat tersebut diikuti oleh tujuh unit UTD, kegiatan tersebut ini bertujuan untuk pelayanan kebutuhan darah untuk masyarakat yang membutuhkan, rapat ini dilaksanakan di Gedung PMI Provinsi Banten Jalan Raya. Serang-Tangerang, Kota Serang, Jum’at (7/4/2017).
Ketua PMI Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah, mengatakan, rapat ini dilakukan rutin oleh PMI Provinsi Banten untuk memantau stok Darah di Unit Transfusi Darah, dalam rapat juga PMI Provinsi Banten akan mengawal Unit Transfusi Darah Kota Serang yang sampai saat ini masih belum berjalan, sedangkan Unit Transfusi Darah di Tangerang Selatan baru saja mulai terbentuk, intinya ini pelayanan terhadap kebutuhan stok darah, jadi dari rapat yang sudah dirutinkan pelayanan darah ini tidak berkotak-kotak artinya tidak sendiri-sendiri harus saling membantu, tetapi dari tujuh unit Unit Transfusi Darah ini sudah memiliki jejaring koneksi dengan yang lain.
“Contohnya jika Unit Transfusi Darah Kabupaten Lebak stok darahnya kurang Unit Transfusi Darah daerah lain bisa membantunya, jika kita lakukan duduk bareng di sini setiap Unit Transfusi Darah akan terlihat kompak tidak sendiri-sendiri yang kita inginkan adalah kekompakan di UTD-UTD lainnya, saya juga tadi meminta meninfestalisir dari UTD-UTD Kabupaten Kota apa sih kendalanya tapi mereka memang yang disulitkan adalah gedung jadi ini yang harus kita pikirkan, nanti juga kita melakukan audensi ke Provinsi dan Kabupaten Kota untuk meminta bantuan karena memang kita lihat bunyi undang-undangnya pemerintah berperan peting juga dalam ini, cuma PMI ini kan terbantukan oleh UTD jadi permasalahan ini juga tanggung jawab PMI dan Pemerintah,”ujarnya.
Untuk soal stok darah di Provinsi Banten, Tatu menyebutkan, bahwa pemerintah harus lebih diingatkan kembali karena kebutuhan stok darah tersebut juga harus dibantu dengan APBD dari Provinsi maupun dari Kabupaten Kota, memang PMI selama ini sangat terbantukan oleh UTD yang sudah dibentuk, memang kebutuhan tersebut juga harus di Backup oleh APBD jadi untuk kebutuhannya juga tidak terlalu tinggi mengecas kemasyarakatnya, ada juga masyarakat harus membeli darah itu salah yang ada biyaya cas itu, biyaya cas itu untuk campuran yang dicampurkan kedarah agar darah tersebut baik.
“Memang banyak sekali kebutuhan UTD ini, jadi harus dari ini pemerintah harus memgambil ahli, jadi yang saya inginkan dari semua masyarakat jangan sampai diminta cas untuk meminta stok darah yang dibutuhkan, ini yang harus menjadi fokus pemerintah mau dari Provinsi sampai Kabupaten Kota, disinilah pemerintah harus memiliki peran yang saya anggap sangat penting, bertujuannyakan untuk mensejahterakan masyarakat dalam bidang kesehatan, jika kita kenakan cas memurut saya sangat cukup disayangkan,”katanya.
Berkaitan dengan stok darah di Provinsi Banten, Tatu menjelaskan, stok darah saat ini di Provinsi Banten masih terbilang sangat aman dan tidak ada kendala dalam menyetok darah, dan UTD juga tidak boleh mengkotak-kotakan transfusi darah yang sudah distokan oleh PMI dan UTD, itu juga kan memang sudah tanggung jawab dari PMI dan UTD, kalau bisa setiap desa harus memiliki stok darah cadangan yang tersimpan oleh manusia yang mau memberikannya, Darah itu kan tidak ada pabriknya dari PMI sendiri ingin masyarakat ikut serta membantunya dalam stok darah ini.
“Untuk saat ini alhamdullilah tidak ada ke dalam golongan darah yang dianggap sulit stok di kita aman dan golongan darah ada semua, memang sangat jarang juga masyarakat meminta golongan darah AB atau seperti apa lah, intinya kedepan masih bisa kita kaper lah, karena mereka juga bisa berjalan komunikasi dengan baik oleh UTD yang sudah kita arahkan, memang kita akui stok darah untuk bulan puasa sangat sulit karena kan banyak yang menjalankan ibadah puasa sedangkan darah itu kurang bagus, paling jika stok menipis kita dibantu oleh umat keristen,”pungkasnya.
Komentar

Tampilkan

  • Kawal Stok Darah, PMI Banten Adakan Rapat UTD Se-Banten
  • 0

Terkini

Topik Populer