SERANG - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mengapresiasi
kontribusi Ratu Tatu Chasanah sebagai putra daerah terhadap pengembangan
pendidikan di Banten. Apresiasi tersebut ditandai dengan diberikannya
Untirta Award kepada Ratu Tatu, Aula Bhayangkara 51, Rabu (14/10/2020).
Rektor
Untirta Profesor Fatah Sulaeman mengatakan, Untirta Award diberikan
kepada para tokoh yang berkontribusi positif terhadap kemajuan Banten,
serta dalam rangka Dies Natalis Untirta ke XXXIX. “Ibu Tatu ini
merupakan salah satu tokoh yang konsen terhadap pengembangan pendidikan
di Banten. Khususnya pengembangan sumber daya manusia” ujar Fatah.
Menurut
Fatah, semasa proses menjadi Bupati Serang, Ratu Tatu punya program
pemberian beasiswa mulai dari guru pendidikan anak usia dini (PAUD),
beasiswa SD SMP, hingga beasiswa pendidikan tinggi. Program yang
dijalankan fokus pada peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM).
“Bahkan
untuk beasiswa Fakultas Kedokteran, beliau inisiator, menjadi contoh
bagi kepala daerah yang lain. Makanya layak beliau mendapatkan apresiasi
dari keluarga besar Untirta,” ujarnya.
Selain
Ratu Tatu, kata Fatah, belum ada kepala daerah yang bisa memberikan
beasiswa bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran. “Mungkin karena sosok
beliau seorang Ibu, jadi hati nuraninya tersentuh untuk penguatan SDM,
untuk meningkatkan kualitas anak-anak Bangsa,” ujarnya.
Sekadar
diketahui, untuk tahun pelajaran 2019/2020, Pemkab Serang memberikan
beasiswa untuk 1.400 siswa SD dan 1.445 siswa SMP. Kemudian beasiswa
vokasi D- Untirta untuk 44 mahasiswa, vokasi D-3 UI 13 mahasiswa,
sarjana kedokteran Untirta 7 mahasiswa, sarjana Ilmu hukum Untirta 1
orang, sarjana ilmu pertanian Untirta 1 mahasiswa, dan sarjana guru PAUD
351 mahasiswa.
Kemudian untuk tahun pelajaran
2020, untuk program kuliah gratis, Pemkab Serang memberikan beasiswa
untuk vokasi D-1 Untirta untuk 25 mahasiswa, vokasi D-2 UI 8 mahasiswa,
sarjana guru PAUD 375 mahasiswa, sarjana kedokteran Untirta 5 mahasiswa,
dan program sarjana pertanian Untirta 1 mahasiswa.
Ratu
Tatu menyampaikan terima kasih kepada Untirta atas apresiasi melalui
Untirta Award. “Buat saya secara pribadi, apresiasi dan penghargaan ini
jadi motivasi. Untuk terus konsen dalam meningkatkan SDM di Kabupaten
Serang, Saya punya prinsip, daerah akan maju, kalau sumber daya
manusianya kita siapkan. Kita harus berani berinvestasi di bidang
pendidikan,” ujarnya.
Menurutnya, program
beasiswa harus terus ditingkatkan agar SDM Banten bisa bersaing seiring
perkembangan zaman. “Misalnya di Kabupaten Serang, secara infrastruktur
jalan lebih baik. Maka selanjutnya harus konsen terhadap pengembangan
SDM dan pengentasan pengangguran,” ujarnya
