![]() |
SERANG, (KB).- Mahasiswa Program studi (Prodi)
Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik dan Hukum (FISIPKum) Universitas
Serang Raya (Unsera) Kurnia Al Fandi meraih juara II pada ajang National
Essay Competition (Intec), yang diselenggarakan oleh Institute for
Electrical and Electronics Engineers (IEEE) Universitas Brawijaya
Student Branch, Jumat hingga Ahad (20-22/9/2019).
“Pada perlombaan tersebut, saya mengirimkan essay yang berjudul
mobile museum atau museum keliling berbasis teknologi. Saya mengambil
tema tersebut, berawal dari kesukaan terhadap hal-hal yang berkaitan
dengan sejarah khususnya museum. Konsep pengerjaan tersebut pada Agustus
2018 dan baru pematangan pada sebulan lalu,” katanya, di Unsera, Rabu
(25/9/2019).
Ia menjelaskan, mobile museum masih jarang sekali digunakan oleh
masyarakat. Memasuki perkembangan di era digital, tentu informasi sangat
mudah untuk diakses. Namun, ujar dia, belum banyak yang bisa
memanfaatkannya.
“Saya melihat masyarakat jarang sekali datang berkunjung ke museum,
padahal tempat seperti itu memiliki sejarah dan sangat disayangkan kalau
tidak bisa dimanfaatkan. Saya pun sebelumnya belum berpikir untuk
melombakan gagasan, karena banyak yang harus saya dalami,” ucapnya.
Menurut dia, museum merupakan pusat pendidikan sejarah dan juga
tempat penyimpanan artefak budaya nasional. Selain itu, museum sering
dianggap tempat yang menyeramkan dan tidak menawarkan kesenangan.
Benda-benda museum yang mudah rusak juga merupakan salah satu alasan
kenapa mobile museum tersebut digagas.
“Dengan berbagai alasan tersebut, maka diharapkan mobile museum
menjadi jawaban atas permasalahan-permasalahan tersebut. Kami
membuktikan mahasiswa Unsera mampu berkompetisi dengan universitas besar
lainnya,” tuturnya.
