Iklan

Kepala Daerah-DPR Agar Ajak Mahasiswa Dialog

Sabtu, 28 September 2019, September 28, 2019 WIB Last Updated 2026-04-20T02:30:37Z


JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta agar kepala daerah dan DPRD terbuka menerima setiap aspirasi yang disampaikan kelompok masyarakat. Termasuk aspirasi dari mahasiswa yang akhir-akhir ini gencar berdemonstrasi. Mahasiswa harus diterima dengan terbuka. Bahkan diajak dialog.
“Kalau ada demo mahasiswa kami minta diterima dengan baik, diajak dialog dengan baik, apa aspirasinya, sampaikan aspirasinya ke pusat maupun ke DPR dan sebagainya,” kata Tjahjo usai menghadiri acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Dalam Negeri dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), di Jakarta, Jumat (27/9).
Membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat, kata Tjahjo, sangat penting. Pejabat jangan alergi dengan kritik. Karena itu, buka komunikasi seluas-luasnya dengan seluruh komponen masyarakat. Bila ada yang datang berunjuk rasa, terima dengan baik. Ajak dialog. Jangan diabaikan.
“Saya kira ini membangun komunikasi, membangun dialog sangat penting. Karena warga kita siapa pun itu ya sesama bangsa pasti akan bisa kita selesaikan dengan baik. Bapak presiden juga sudah mau ketemu dengan tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh adat misal yang ada di Papua dan Papua Barat,” katanya.
Bahkan lanjut Tjahjo, Presiden juga setiap menerima perwakilan para mahasiwa. Ini semata untuk membangun dialog. Membangun persepsi dan pemahaman yang sama terhadap suatu masalah yang berkembang. Sehingga tidak ada elemen masyarakat yang terpancing oleh isu yang menyesatkan. Sebab jika diobrolkan dengan cair, pasti akan ada saling pengertian.
Komentar

Tampilkan

  • Kepala Daerah-DPR Agar Ajak Mahasiswa Dialog
  • 0

Terkini

Topik Populer