TANGERANG-Terkait banyaknya pelajar yang terjaring melakukan aksi unjuk rasa di
Gedung DPR RI, Jakarta, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meminta
agar pelajar di Kabupaten Tangerang tidak lagi mengikuti aksi tersebut.
Zaki mengingatkan agar pelajar lebih difokuskan dalam belajar, tidak harus mengikuti aksi-aksi di jalan.
"Jangan lagi pelajar di Tangerang ikut-ikutan demo ke Jakarta. Kalau
mau ikut menyampaikan aspirasi, tidak usah ke Jakarta. Cukup melalui
sekolah masing-masing," Ujar Zaki, Selasa (1/10/2019).
Zaki meminta masyarakat, orang tua murid, wali murid untuk senantiasa
memperhatikan dan juga memantau kegiatan anak-anaknya satu dua hari
kedepan ini.
"Saya minta perhatikan gerak gerik anak didik kita selama dua hari
kedepan. Hal ini untuk menghindari aksi-aksi mereka yang berujung
tindakan tidak diinginkan," katanya.
Lanjut Zaki, pihaknya akan terus bekoordinasi dengan pihak sekolah
dan pengamanan untuk melakukan penyekatan atau pencegahan keberangkatan
massa, terutama para pelajar yang akan melakukan aksi unjuk rasa menuju
Jakarta.
"Ada beberapa antisipasi yang kita lakukan, bukan hanya imbauan saja,
tapi ada pencegahan yang dilakukan di setiap wilayah perbatasan. Dalam
hal ini, kita koordinasi dengan pihak TNI-Polri atau satuan pengamanan
lainnya. Untuk di sekolah, tidak henti-hentinya saya ingatkan ke setiap
guru serta kepala sekolah agar selalu awasi anak didiknya," ungkapnya.
Sebelumnya, ratusan pelajar di wilayah Tangerang harus diamankan
pihak kepolisian setelah kedapatan hendak berangkat menuju Gedung DPR
RI.
Sayangnya, para pelajar ini pun tidak mengetahui tujuan mereka untuk
berangkat ke Jakarta. Bahkan diakui para pelajar tersebu hanya sebatas
ikut-ikutan saja.