Iklan

Pilkada Pandeglang 2020, Pengaruh Dimyati Dinilai Masih Kuat

Rabu, 03 Juli 2019, Juli 03, 2019 WIB Last Updated 2026-04-20T02:31:03Z


PANDEGLANG, (KB).- Sejumlah akademisi menilai, pengaruh Dimyati Natakusumah masih kuat di Pandeglang, sehingga Irna Narulita dinilai tidak akan kuat apabila maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Pandeglang 2020 mendatang tanpa restu suaminya.
Seperti dikatakan oleh Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unma Banten Eko Supriatno. “Kekuatan Irna Narulita, salah satunya adalah kekuatan Dimyati Natakusumah. Hampir mustahil Irna Narulita tanpa pengaruh atau beseberangan dengan Dimyati Natakusumah. Irna Narulita bukan apa-apa di politik Pandeglang, andalan dia adalah Dimyati Natakusumah sebagai suaminya. Karena saat ini, Dimyati Natakusumah adalah orang paling berpengaruh di Pandeglang. Bagi Irna Narulita, penting supaya Dimyati Natakusumah jadi pelindung,” kata Eko kepada Kabar Banten, Selasa (2/7/2019).
Menurut Eko, walaupun Irna Narulita sebagai kader Demokrat, tetapi bukanlah kader yang memiliki pengaruh kuat di Partai Demokrat. Sehingga, dia melihat bahwa orang yang bisa diandalkan adalah Dimyati Natakusumah, dia lah yang merupakan resource person bagi Irna Narulita.
“Dengan alasan Irna Narulita mendukung dan mencalonkan kembali Dimyati Natakusumah dan Rizki Dimyati Natakusumah menjadi anggota DPR-RI Dapil Pandeglang-Lebak, tak lain adalah sebagai salah satu cara mempertahankan dukungan partai terhadap dirinya saat menjadi Pandeglang 1,” ujarnya.
Eko mengatakan, saat ini Irna Narulita adalah cabup paling diunggulkan. Namun, sukses tidaknya Irna Narulita jadi cabup kembali sangat bergantung pada optimalnya pengaruh Dimyati Natakusumah.
“Tentunya, sudah pasti Dimyati Natakusumah akan memutuskan kebijakan yang paling tepat, mendukung istrinya mati-matian buat masa depan PKS, dinasti dan masa depan istrinya,” tuturnya.
Akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Banten Agus Lukman menilai, selain peran Dimyati Natakusuma, Bupati Irna Narulita sebagai incumbent memiliki popularitas dan jaringan yang mengakar di masyarakat.
“Peluang petahana masih tinggi. Ibu Irna dengan didampingi suaminya Pak Dimyati mengakar di jaringan kepala desa, birokrasi dan ulama. Karena, faktor yang mempengaruhi dominan bukan pribadi Pak Dimyati saja, tetapi lebih besar karena kekuasaan bupati pada aparatur sipil negara, tokoh, partai, serta sumberdaya lainnya seperti funding dan program Pemda Pandeglang,” ujarnya.
Komentar

Tampilkan

  • Pilkada Pandeglang 2020, Pengaruh Dimyati Dinilai Masih Kuat
  • 0

Terkini

Topik Populer