Iklan

Pemilu 2019 Diharapkan tak Dicederai Golput

Jumat, 14 Desember 2018, Desember 14, 2018 WIB Last Updated 2026-04-20T02:29:47Z


SERANG, (KB).- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang menargetkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 meningkat hingga 80 persen. Oleh karena itu, Pemilu 2019 berharap tidak dicederai oleh pemilih golput.
Komisioner KPU Kabupaten Serang Idrus mengatakan, harapannya partisipasi pemilih Pemilu 2019 bisa mencapai 80 persen. Selain soal partisipasi, diharapkan juga keamanan, kualitas pemilih dan kualitas pemilu tidak dicederai dengan banyaknya golput.
“Terus kita juga harus menangkal hoax dan provokasi. Jadi kita harus meredam itu. Kita harus menjaga keamanan dan ketertiban serta kenyamanan pemilu,” ujarnya kepada Kabar Banten, usai menggelar Sosialisasi Pemilu Tahun 2019 bersama bagian Kesbangpol Kabupaten Serang di Aula Kecamatan Mancak, Kamis (13/12/2018).
Idrus mengatakan, pada sosialisasi itu pihaknya juga menyampaikan soal waktu pencoblosan, mekanisme pemilihan hingga jumlah calon legislatif yang terdaftar di DCT yakni sebanyak 677 calon.
“Kemudian, disampaikan bahwa informasi tahapan tentang kepemiluan, jumlah dapil, jumlah kursi per dapil dan masyarakat antusias. Kami pesannya dua, pertama menyampaikan kepada peserta sosialisasi tentang informsi pemilu ini. Kedua tolong disampaikan kepada masyarakat yang tidak sempat hadir,” ucapnya.
Sementara, Kepala Bagian Kesbangpol Kabupaten Serang Ade Hadi Sukalta mengatakan, pada intinya sosialisasi itu untuk memberikan informasi agar masyarakat mengetahui bahwa pada 2019 ada pemilu dan pilpres. “Sebagian besar sudah memahami ada Pemilu di 2019. Cuma hanya tinggal pendalaman dari KPU dan Bawaslu,” tuturnya.
Selain di Mancak, kata Ade, sosialisasi juga dilakukan di Kecamatan Pulo ampel dan Cinangka. “Kalau kondisi sekarang masih aman dan terkendali. Partisipasi mudah-mudahan mencapai dan meningkat tidak mengecewakan,” katanya.
Kepala Sub Bagian Politik Dalam Negeri Kesbangpol Kabupaten Serang Dik Dik Abdul Hamid mengatakan, dalam hal ini Pemkab Serang melalui Kesbangpol memiliki kewajiban untuk menyosialisasikan pemilu. Hal itu dilakukan untuk menaikkan partisipasi pemilih.
“Kita mengundang dari KPU dan Bawaslu sebagai narasumber. Sosialisasi ini perlu dilakukan karena pemilu saat ini berbeda dengan pemilu sebelumnya terutama dari jumlah kertas suara. Kalau dulu empat lembar sekarang lima lembar,” ujarnya.
Dik Dik mengatakan, sebagian masyarakat sudah mengerti dan mengetahui. Akan tetapi, masih ada masyarakat yang perlu diberi pemahaman. “Materi yang disampaikan berapa jumlah DPD untuk Banten dan siapa saja, begitu juga dengan caleg dan presiden siapa saja calonnya,” ucapnya.
Sedangkan untuk sosialisasi, pada anggaran kali ini baru tiga kecamatan yakni Pulo ampel, Cinangka dan Mancak. Kecamatan itu dipilih karena pihaknya fokus sosialisasi pada desa terpencil. “Di Pulo Ampel masuk daerah terpencil yaitu Nangka Bubur dan Kedung Soka. Kalau Cinangka itu Cikolelet dan Mancak itu Desa Cikedung,” tuturnya.
Komentar

Tampilkan

  • Pemilu 2019 Diharapkan tak Dicederai Golput
  • 0

Terkini

Topik Populer